Skip to main content

Command Palette

Search for a command to run...

Outing Class 2025 (Dari sudut pandang pribadi)

Published
4 min read

sedikit cerita dari pengalaman saya yang disuruh untuk membuat cerita tentang kehidupan yang terjadi selama kegiatan outing class yang saya alami pribadi, cerita ini di ambil dari sudut pandang saya sendiri sebagai seorang siswa yang mengikuti kegiatan ini dan

__________________________________________________________________________________________________

Selasa 16 September 2025, Sebuah bis datang, ia berwarna cerah, memiliki ukuran yang sedang di antara bis atau pertenganhan antara bis dan mini bis, dengan 2 orang crew bis yang sedang bersantai diluar bis, menunggu para penumpang berdatangan menaikin bis mereka.

__________________________________________________________________________________________________

06.00am , bis mulai bergerak dan menuju ke sebuah kota yang berukuran sedang di wilayah jawa tengah, kota tersebut bernama salatiga, sebuah kota yang masih memiliki pedesaan dan warna hijau di mana mana, dan udara yang masih asri yang juga mayoritas penduduk yang katanya beragama Kristen.

__________________________________________________________________________________________________

08.25 am, bus berhenti di sebuah tempat di pedalaman gang-gang sempit yang memiliki lebar jalan yang hampir setara lebar bis, kami pun turun melihat sekitar dan menemui sepasang bule yang sedang berjalan berdampingan melewati kami, tidak heran karena di sini memiliki komunitas kristen yang cukup besar.

__________________________________________________________________________________________________

08.40 am, kami memasuki PT TKI yang cukup kecil ini namun memiliki client yang amat banyak, pada awalnya aku heran kenapa aku pergi ke tempat yang amat kecil ini namun hal itu hilang ketika sang pemateri memberi tahu kami saat ia sedang menyampaikan materi profil perusahaan kalau perusahaan mereka kini memiliki lebih dari 1.500 institute dan sekolah yang menjadi konsumen mereka bahkan sekolah yang terkenal di bidang IT sekelas IDN membuat kartu untuk pelajar mereka dari sini dan juga yang lebih besar yakni universitas brawijaya juga client mereka.

__________________________________________________________________________________________________

09.08 am, kini kami dijelaskan tentang proses pembuatan kartu pintar tersebut baik dalam proses pembuatan software maupun hardwarenya, di tengah penjelasan materi makanan pun datang ini sangat mengesankan kami mendapatkan makanan membuat energi kami sedikit terisi, ya karena makanan nya kurang, pemaparan materi menguras banyak tenaga dan pikiran kami jadi kami harap bagi kalian yang akan menjadi paniti acara seperti ini aku tekan kan beri banyak dana ke konsumsi, “kami butuh makanan kami bukan robot!”.

__________________________________________________________________________________________________

09.45 am, sekarang aku berjalan jalan mencari udara setelah penyampaian materi selesai — ahh aku benci penyampaian materi —, kini kami sedang room tour mengelilingi perusahaan yang mini ini namun memiliki nilai jual yang sangat tinggi, aku memasuki sebuah ruangan yang terletak di samping tempat penyampaian materi tadi, ruangan ini tertutup dan memiliki ac yang cukup banyak sehingga terasa dingin saat memasukinya, lumayan ternyata ini ruangan developer software yang membuat dan mengatasi masalah terkait program yang berjalan di balik layar kartu pintar, banyak orang yang berada di sini namun kebanyakan mereka adalah pemuda dan pemudi dan ada beberapa orang tua yang ikut di sini, di antaranya mereka ialah para petinggi yang mungkin bertanggun jawab atas tim developer software ini, tetapi ada pula bapak bapak yang ikut menduduki kursi sebagai orang biasa yang bekerja mencari makan untuk keluarga-nya bahkan ada yang memiliki rambut yang sudah memutih semua — hmm sepertinya disini terkumpul 3 generasi — , okey lanjut, di samping ruangan ini ada sebuah kebun yang di kelola oleh seorang tukang kebun — ini sih sudah pasti — dan juga ruangan untuk developer software yang bernuansa semi outdoor untuk mereka yang lebih suka ruangan terbuka atau para perokok yang mau nyebat sambil tetep kerja.

__________________________________________________________________________________________________

10.08 am , setelah ke ruangan developer software kini kita menuju ruangan developer hardware, disini tidak seramai di dev software tapi ada mesin yang cukup besar yang singgah di sini, yakni 2 mesin pengecat kartu, mungkin kurang lebih seperti ini gambaran mesinnya

tapi mesin ini bukan mesin yang dipakek di sana, yang di sana bentuk nya lebih ramping dan minimalis, kemudian kami di tunjukan mesin yang di perjual belikan oleh mereka untuk scan kartu atau Card Reader yang mereka buat sendiri dan ada juga yang hasil dari collab dengan distributor dan katanya mereka mau buat alat yang menampilkan data misal saat absen kemudian siswa ini menempelkan kartunya maka akan muncul indentitas singkat siswa atau saat berbelanja di kantin, yang rencana mereka akan membuat nya menggunakan tablet sepeti yang bisa kita temui di beberapa toilet di rest area di tol atau mungkin di pintu masuk tol.

__________________________________________________________________________________________________

10.34 am, setelah room tour kami kembali ke aula utama di kantor ini dan juga kami melakukan perpisahaan dengan PT TKI ini dengan foto foto bersama dan penyerahan kenang kenangan berupa vandel yang di berikan oleh sekolah kami melalui kepala kurikulum kepada pemilik utama PT ini yang sebenarnya mereka adalah teman dari tahun sekitar 2010-an atau kurang, kemudian kami berpamitan dan pulang menuju tempat parkir bis kami.

__________________________________________________________________________________________________

mungkin segini saja ceritaku terkait outing class 2025 dari sudut pandang pribadi,

see you next time and good bye